Langsung ke konten utama

Memandang langit

Saat aku terbaring di rumah sakit untuk ke 3 kalinya, tidak banyak yang dapat dilakukan kecuali, tidur, makan, ngobrol, tidur lagi. Benar-benar istirahat.
Memandang langit, itulah pekerjaan yang aku paling sukai saat waktu senggang, kebetulan tepat di samping tempat tidurku terdapat kaca besar yang dapat melihat langit tanpa halangan.
Tak banyak yang ku dapat dari memandangi langit dari sisi tempat tidur. Biru, dengan guratan awan putih beraneka bentuk, dihiasi burung yang terbang bahkan hinggap dijendelaku. Kadang melintas di langitku pesawat terbang disertai asap kebul di belakangnya.
Suatu ketika biru berganti kelabu, awan putih tak kujumpai, tak ada burung atau pesawat.
Hanya kelabu, ku pandangi sambil berharap warnanya segera berubah.
Sampai akhirnya aku tertidur lelap.
Saat mata ini terbuka, kelabu telah sirna, biru warnai langitku lagi.
Walau tanpa burung yang melintas, tapi perasaan "aneh" menyelimuti saat memandang langitku yang kembali biru.
Rasa aneh ini mungkin adalah bahagia.

Komentar

Anonim mengatakan…
ass mbak ismicitra trim ksh ya tlah mampir diblok sy dan sy terapinya hny
jln kaki n momong cucu krn fisiotrapi
g ada gunanya ya tetap skt,knapa momong cucu
krn bisa mengalihkan rasa skt,dan hrs ada kesibukan yg ringan mis baca buku penget.agama ya buat sy sabar n tabah dllnya,mbak obat itu efeknya ngrusak organ lainnya

Postingan populer dari blog ini

Berobat kulit ke dr. Inong, part 2: Peeling session

Setelah lebih dari satu bulan bermain-main dengan krim pagi  dan malam, kini saatnya kembali untuk  chemical peeling   alias pengelupasan kulit dengan bahan kimia (obat). Kunjungan kedua kali ini saya pilih    Jumat. Tiba di RS restu jam 15.00 dan mendapat urutan 50. Lumayan, hanya nunggu sekitar 2 jam akhirnya tibalah giliran saya. Ada sekitar 6 tempat tidur dengan satu kipas angin kecil di masing-masing tempat tidur. Sebelum pengelupasan, wajah kita dibersihkan dulu oleh asisten   dengan cairan berbau seperti alkohol, dan mulailah obat itu dioleskan oleh dr. Inong sendiri. Awalnya terasa dingin, namun beberapa saat kemudian....." ouch "    ….panas dan perih sekitar 5 menit dan kipas angin ini sangat membantu untuk mengurangi rasa sakit.  Tenyata pengolesan itu diulangi lagi setelah 15 menit....*dooh  double ouch *, tapi bener kok cuma sebentar, dan setelah tidak terasa panas lagi sang asisten akan mengoleskan krim, dia menyebu...

Terima kasih

Setelah melalui jalan terjal dan berliku, alhamdulillah... akhirnya sampai juga di pos TESIS. Setelah itu selesai rasanya lega sekali. Puji syukur kepada Allah SWT, terima kasih kepada keluarga, kerabat, sahabat, teman-teman seperjuangan dan semua pihak yang telah membantu ini terjadi serta DR. dr. PPT SpA(K) yang telah membantu dan mempermudah jalan saya. Tak lupa saya ucapkan terima kasih pada dewan penguji yang telah meluangkan waktu dan memberikan masukan untuk perbaikan tesis saya. Berikut ucapan terimakasih saya  via sms keesokan harinya: Assalamualaikum dok/prof, terima kasih atas kehadiran dan masukkannya buat saya kemarin, semoga apa yang saya dapatkan di Anak selama ini bisa diamalkan dan memberikan keberkahan bagi saya, para guru dan supervisor di Anak serta masyarakat. Aamiin. Ismicitra Berikut jawaban dari para dewan penguji: Prof. DR. dr. SS.SpA.K:  Amien Prof. dr. SS SpA.K: Saya mendoakan selalu untuk anda, semoga Allah selalu memberikan yang terbaik bu...

Canon i255, free download

Berkali-kali mengalami trouble dengan printer, alhamdulillah menemukan solusi untuk download driver canon i255 yang legal :D Asalnya dari web Fix your own printer .....thank you ya pak :D Terus disuruh buka webnya Canon Asia  dan alhasil sekarang dah bisa ngeprint lagi setelah hampir 4 jam usaha nyari download an yang lengkap ;) Alhamdulillah ;) Ismicitra