Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pendamping

Pesimis atau pasrah?

Kalo mau gak papa, gak mau ya syukur deh    atau Kalo mau ya syukur, gak mau juga gak papa Kedua ungkapan tersebut berbeda bermakna, dan saya mengungkapkan salah satunya yang menurut mereka terbalik untuk hal ini.  Posisi saya sekarang ini tidak menguntungkan, terlalu banyak tekanan dari berbagai pihak, dari berbagai sudut pandang. Tulisan ini akan saya fokuskan pada satu dari sekian pembelajaran yang sedang saya hadapi, yaitu masalah pendamping, karena untuk masalah lain saya masih bisa melakukan sesuatu dengan tangan dan kaki saya.  Menurut saya ungkapan yang saya lontarkan kemarin adalah hasil dari perenungan di titik nol. Benar-benar pasrah, mungkin memang harus menyerah, karena tidak ada tindakan lain yang dapat saya perbuat di dunia nyata selain berdoa. Hal ini  diluar kemampuan saya, saya tidak berhak berkeinginan, saya tidak sanggup berharap lebih. Saya harus benar-benar netral dan kembali, agar masalah ini tidak melumpuhkan saya. Saya akan membiarka...

Keputusan di tengah kepenatan

Memang tidak ada yang bisa mengerti diri kita selain kita sendiri dan Sang pemilik. Nah, yang paling gawatnya jika kita sendiri pun tidak mengeti apa yang jadi "mau" kita. Berarti saat ini saya dalam keadaan "gawat" mudah-mudahan tidak darurat. Saya terus terang cukup bingung dengan hal-hal yang terjadi disekitar saya. Benar-benar diluar kuasa saya. Mungkin sebagai penyadaran saya untuk kembali. Saya adalah orang yang cukup optimis walau kadang bisa jatuh kedalam lubang pesimis. Saya merasa sanggup untuk membaca situasi yang sedang terjadi disekitar saya. Untuk menanggapi stuasi tersebut biasanya saya tidak menyelesaikannya dengan rencana panjang, tapi berusaha sesingkat mungkin, ketemu masalah langsung bereskan. Sayangnya masalah yang saya hadapi sekarang ini tidak bisa dibereskan dari diri saya sendiri. Butuh kerjasama dari pihak lain yang tidak dapat saya kendalikan. Arrrgghhh......inilah yang bisa jadi sumber masalah baru. Mereka tidak sama seperti saya. M...