Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label bersama

Bersama (saat aku harus menjadi bukan aku)

together Bukan aku jika lari dari masalah bukan aku jika berusaha bersembunyi dari kenyataan bukan aku jika harus mundur tanpa perlawanan Tapi ternyata  kini aku harus lari kemudian sembunyi dan akhirnya menghilang perlahan Kadang aku tidak boleh jadi aku ternyata aku harus mengalah terhadap diriku dan sebaiknya aku tidak selalu berusaha untuk menyatakan ke"aku"an Itu bukan berarti aku kalah aku hanya berusaha menjaga keseimbangan yang ada karena aku tetap ingin hidup bersama Aku, kamu, kalian.....mari lapangan dada....agar ringan langkah terasa Ismicitra *kita diciptakan berbeda*

Bersama keluarga, salah satu kebahagian dunia

Seorang teman bersuamikan peneliti yang sekarang sedang belajar di luar Indonesia. Rencananya sih teman saya dan anaknya akan menyusul sang suami setelah sekolah kami di sini selesai. Namun, betapa terkejutnya saya saat kemarin dia memikirkan ulang rencananya dan berniat untuk membangun karir di sini, Indonesia. Saya berfikir kembali mengapa harus ada rencana baru itu? Mengapa tidak menyusul kesana saja? Profesi dokter agak berbeda dengan yang lain terutama jika berhubungan dengan masalah bekerja di negara lain. Kami harus menjalani sejenis pendidikan persamaan atau akreditasi dahulu sebelum akhirnya kami diijinkan bekerja di negara tersebut. Hal yang wajar mengingat kita berasal dari negara  ketiga dan belum famliar dengan masalah kesehatan di negara tersebut yang tentu berbeda dengan negri kita tercinta. *ciyee* Jadi kemungkinan untuk bekerja sebagai spesialis di sana sangat kecil, kecuali teman saya mengambil jalur persamaan itu. Yang ada dipkirannya adalah menjadi full tim...

Bersama

Kadang kita tidak menyadari hal itu,  sampai akhirnya kehilangan menghentakkan kita menguncang jiwa meninggalkan penyesalan dan duka berkepanjangan. Mari sadari mereka di sekeliling kita agar bisa menghargai waktu bersama dan tak ada sesal jika harus berpisah. Ismicitra *enjoying the time*

Kemapanan atau kebersamaan?

Tergelitik dengan pernyataan seorang teman, akhirnya mengajukan pertanyaan: kenyamanan dalam kemapanan atau kebersamaan dalam perjuangan ? Kata-kata yang agak ribet, namun setiap hari kita pasti menemukan pilihan itu. Untuk edisi ini, tentu saja tak jauh dari masalah pasangan hidup ( hot topic of the month ). Berikut saya tampilkan hasil survei kecil-kecilan : pilih nyaman mapan dan terus berjuang mapan bersama2....enak tho? asik tho?   kalo menurut ustad anismata.kenyamanan dan kemapanan itu perlu untuk berjuang bersama Nyaman,mapan dan terus bjuang bsama2 untk lebh nyaman lg,mapan lg,.klo udah gini mi,ibadah jg tenang..amin.. Dua-duanya kalo boleh...tp kebersamaan dlm perjuangan jaaauh lebih daleem Kenyamanan dalam kemapanan dengan kebersamaan.. kebersamaan dalam perjuangan pasti kan ada rasa nyaman...kl langsung nyaman dan mapan...pas ngak nyaman lagi pasti tdk akan adalagi kebersamaan :) tergantung konteksny mi..dlm karir atau dgn pasangan.. Kl dlm karie...