Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label suami

Tenggelam dalam rasa

Keep breathing Hari ini saya mendapatkan sesuatu yang baru, cerita tentang hidup dan dinamikanya. Haru biru dan menyesakkan. Seorang teman wanita disakiti oleh suaminya dan dia tetap bertahan sampai dengan hari ini. Mengalah, bersabar demi anak dalam kandungan dan demi cintanya.  Masalah klise yang tak ada akhirnya jika kita bicara tentang "rasa". Kita tidak pernah tahu kepada siapa rasa itu akan datang, kepada orang baik atau bukan. Wanita yang baik akan mendapatkan laki-laki yang baik, jadi apakah teman saya bukan wanita baik-baik sehingga Allah kirimkan laki-laki "tidak baik" buatnya dan membuatnya sedih berkepanjangan. Saya tidak berburuk sangka kepada Allah, karena saya yakin Allah tidak akan memberikan ujian diluar kemampuan hamba-Nya. Ini adalah salah satu perjuangan teman saya untuk berjuang mengalahkan rasa cintanya kepada manusia (suami yang menyakitinya) dan kembali pada cinta yang hakiki,  rasa cinta pada Tuhannya. Rasa telah membutakan hatinya seh...

Rindu

Entah apa yang memburamkan mataku selama ini Sibuk atau pura-pura sibuk Lupa atau sengaja tak mau mengingat Bahwa aku masih sendiri Entah apa yang membekukanku Apakah luka yang tak pernah ada Atau rasa yang tak pernah terbina Mungkin hanya ketakutan akan berbagi Aku tak peduli Hanya satu yang ingin kunyatakan "Aku rindu,         Sangat rindu,                     Rindu sekali" Pada satu sosok yang dinamakan suami   Jakarta, 5 Juni 2010 Tak ada kata terlambat ismicitra